Cute Deer Hearts
Showing posts with label chocolate. Show all posts
Showing posts with label chocolate. Show all posts

Monday, November 30, 2015

KBB #49 Cinnamon Buns


Daannn, saatnya laporan KBB lagi. Kasian blog ini yah, hanya diisi setiap ada laporan KBB saja :(
Janji deh mulai tahun depan akan lebih sering nulis di blog :)

Jadi tantangan KBB kali ini adalah cemilan yang pernah-sempat-masih ngetrend, Cinnamon rolls atau sering juga disebut Cinnamon buns.
  


Untuk cinnamon rolls ini sebenarnya saya sudah pernah buat. Bisa pakai resep roti apa saja kok. Tinggal digiling tipis, oles mentega cair, taburi bubuk kayu manis dan gula palem, digulung, potong-potong dan panggang deh. Waktu itu saya pakai resep no knead bread yang bisa dilihat disini. Kalau mau buat roti yang cepat tanpa perlu membentuk-bentuk, model rolls seperti ini cepat dibuat loh :)



Saya buat resep ini 2x. Yang pertama saya menggunakan tepung terigu cap kunci biru dari Bogasari Tepung terigu cap kunci biru ini protein rendah ya. Sementara di resep ini diminta menggunakan tepung terigu all purpose atau protein sedang, yaitu misalnya cap segitiga biru dari Bogasari, tapi karena ternyata di rumah hanya ada cap kunci biru ya sudah pasrah saja dengan yang ada. Hasil adonannya baguuss sekali, lembut sekali. Sayang saat memanggang saya ga sabar, suhu belum panas sekali, sudah saya masukkan ke oven, jadilah waktu pemanggangan menjadi lamaa, dan roti menjadi keras :(

Percobaan kedua

Percobaan pertama

Percobaan kedua saya ke supermarket dulu untuk mencari tepung terigu protein sedang seperti yang diminta resep. Saya lupa merk tepung yang saya beli, bukan dari Bogasari karena kebetulan tepung Bogasari sedang kosong. (Postingan ini tidak mengandung iklan ya. Pure hanya mencatat apa yang saya gunakan). Hasil adonannya tidak selembut adonan pertama karena jenis protein dari tepung terigunya pun berbeda, tapi tetap empuk. Kali ini pemanggangan sukses dengan suhu yang tepat. Hasil jadinya enaaakk dan lembuutt. Satu potong tak akan cukup!


                                  

Jadi ini resepnya ya. Dikutip dari KBB.

Cinnamon Buns (Cold Fermentation)
Sumber: Peter Reinhart's Artisan Bread Every Day

Teknik cold fermentation membutuhkan persiapan adonan dan waktu pemanggangan yang berbeda sehingga time management dalam pembuatan cinnamon buns ini sangatlah penting.

Bahan
All-purpose sweet dough
6 1/4 cup (28 oz / 794 g) unbleached all-purpose flour (saya: tepung terigu cap kunci dan satu lagi lupa merk apa, bukan produksi bogasari)
2 sdt (0.5 oz / 1 g) garam, atau 1 sdm kosher salt kasar (saya: garam biasa)
6 sdm (3 oz / 85 g) gula (saya: 8 sdm pada percobaan ke-2)
5 sdt (0.5 oz / 15.5 g) ragi instan (saya: merk fermipan)
2 cup + 2 sdm (17 oz / 482 g) susu full cream / low fat hangat kuku (sekitar 95F atau 35C) (saya: susu bubuk yang dicairkan dengan air hangat)
1/2 cup (4 oz / 113 g) minyak sayur atau unsalted butter cair (saya: minyak sayur)
parutan kulit dari 1/2 lemon, atau 1 sdm ekstrak lemon, atau 1/2 sdt minyak lemon (opsional) (saya: parutan jeruk nipis dan perasan jeruk nipis)

Topping
3 sdm (1.5 oz / 43 g) kayu manis bubuk
3/4 cup (6 oz/  170 g) gula
butter cair atau minyak sayur, untuk mengolesi (saya: butter cair)
1 cup (6 oz / 170 g) kismis, atau secukupnya (opsional) (saya: sebagian menggunakan butter cair - kayu manis bubuk - gula palem dan/atau gula bubuk; sebagian menggunakan butter cair - chocolate chip - keju parut)
1 cup (5 oz / 142 g) walnut atau pecan cincang atau secukupnya (opsional)

Cream cheese frosting
4 ons (113 g) cream cheese
1/2 cup (2 oz / 56.5 g) unsalted butter cair
1 cup (3 oz / 85 g) gula halus diayak
1 sdt (0.25 oz / 7 g) ekstrak lemon atau ekstrak jeruk, atau 1 sdt (0.25 oz / 7 g) jus lemon / jeruk
sedikit garam

White fondant glaze (saya: skip)
4 cup (12 oz / 340 g) gula halus, diayak
2 sdm (1.5 oz / 43 g) light corn syrup (opsional)
1 tsp (0.25 oz / 7 g) vanilla, lemon atau ekstrak jeruk, atau 1 sdm (0.75 oz / 21 g) jus jeruk konsentrat (opsional)
1/2 hingga 3/4 cup (4 - 6 ons / 113 - 170 g) susu atau air

Langkah:
Langkah awal persiapan adonan
1. Untuk membuat adonan, campur tepung, garam, dan gula dalam mangkuk. Kocok ragi ke dalam susu hingga larut, lalu tuangkan ke campuran tepung, bersamaan dengan minyak dan lemon. Jika menggunakan mikser, aduk menggunakan paddle attachment kecepatan terendah selama 30 detik s/d 1 menit. Adonan harus membentuk bola besar. (saya: menggunakan mikser roti)


2. Beralih ke hook attachment, aduk dengan medium-low, atau jika dengan tangan aduk selama 4 menit, sambil ditambahkan tepung atau susu sehingga membentuk adonan bola yang lembut dan agak lengket.
3. Tingkatkan kecepatan menjadi medium. Aduk selama 2 menit atau tambah aduk lagi selama 2 menit lagi, sampai adonan sangat lembut, kenyal, tapi tidak lengket.
4. Pindahkan adonan ke permukaan meja kerja yang ditaburi sedikit tepung dan uleni adonan selama 1 menit, kemudian bentuk menjadi bola.


5. Pindahkan adonan ke mangkuk besar yang cukup menampung adonan membesar dua kali lipat, olesi permukaan adonan dengan sedikit minyak. Tutup plastik, dan simpan dalam kulkas semalaman atau sampai maksimal 4 hari.


Langkah saat hari pemanggangan
1. Keluarkan adonan dari kulkas sekitar 3 jam sebelum anda berencana untuk memanggang. Bagi adonan menjadi 2 batian dan bentuk masing-masing bagian menjadi bola. Tutupi setiap bola dengan mangkuk atau bungkus plastik dan biarkan istirahat selama 20 menit.



2. Taburi permukaan meja kerja dengan sedikit tepung, gulung setiap bola adonan menjadi persegi panjang 12 x 15 inch, gilas mulai dari pusat ke sudut dan kemudian gilas ke bagian luar. Jika adonan mulai menolak atau menyusut kembali, biarkan istirahat selama 1 menit, kemudian lanjutkan menggilas. Ketebalan adonan harus antara 1/4 sampai 1/2 inch.

3. Buat gula kayu manis dengan mencampur kayu manis bubuk dan gula. Olesi permukaan adonan dengan mentega cair, lalu taburi gula kayu manis di atas permukaannya, sisakan bagian pinggir adonan sepanjang 1/4 inch tanpa gula. Taburi kismis, walnut / pecan cincang di atas permukaannya. Gulung adonan seperti karpet, bergulir dari bagian bawah ke atas, untuk membentuk gulungan ketat.


4. Potong gulungan menjadi irisan setebal 1 inch dan pindahkan ke loyang yang sudah dialasi parchment paper, pisahkan masing-masing gulungan dengan jarak 1 1/2 inch; mereka harus bisa saling bersentuhan ketika adonan mengembang. Olesi tipis permukaan dengan minyak dan tutup longgar dengan plastik, kemudian biarkan mengembang pada suhu kamar selama sekitar 2 jam, sampai adonan mengembang dan roti bersentuhan satu sama lain.

Diberi tanda dulu supaya hasil potongnya sama besar

Uhlalaaa chocolate chipnyaaa..




5. Panaskan oven pada suhu 350F (177C) sekitar 15 menit sebelum memanggang.


6. Panggang selama 10 menit, kemudian putar loyang dan panggang kembali selama 5 - 15 menit hingga roti coklat keemasan. Sementara itu, buat topping sesuai selera anda.


7. Selamat menikmati buns yang sudah diberi glazur.

Cream cheese frosting
Campur cream cheese, butter, gula halus dalam mangkuk. Jika menggunakan mikser, gunakan paddle attachment dan campur dengan kecepatan terendah selama 2 menit. Jika pencampuran dengan tangan, aduk selama 2 - 4 menit. Bahan - bahan harus merata dan halus. Tambahkan vanili, ekstrak lemon dan garam. Aduk dengan kecepatan sedang, atau jika dengan tangan aduk selama sekitar 1 menit, hingga bahan membentuk pasta halus. Tingkatkan kecepatan hingga medium - high atau aduk lebih keras selama sekitar 20 detik untuk mengembangkan glazur. Setelah roti didinginkan selama 5 menit, gunakan spatula offset atau pisau meja untuk memberi glazur yang diinginkan. Simpan glazur yang tidak terpakai dalam wadah kedap udara di dalam lemari es, dapat bertahan hingga 2 minggu.

White fondant glaze
Campur gula halus, corn syrup, dan vanili. Masukkan susu bertahap, cukup untuk membuat glazur kental seperti adonan pancake, atur jumlah cairan maupun gula hingga mencapai kekentalan yang diinginkan. Glazur kental akan bertahan bentuk, glazur encer akan mudah diolesi. Idealnya glazur jika dari ujung sendok akan membentuk aliran. Buns dapat diglazur setelah didinginkan selama 5 menit.


Menurut selera saya dan keluarga, adonan roti ini kurang manis. Hal ini wajar karena memang seharusnya roti ini dimakan dengan glazur di atasnya. Saya tidak membuat white fondant glaze, hanya membuat cream cheese frosting. Karena itu untuk percobaan kedua, adonan roti saya tambahkan kadar gula dari 6 sdm jadi 8 sdm. Hasilnya sudah cukup manis untuk saya dan keluarga.

Untuk gula kayu manis, sebagian gula palem saya ganti dengan gula pasir karena pada percobaan pertama terasa tawar (saya kira-kira saja buatnya, tidak ditimbang).


Kesimpulannya, resep ini cukup recommended loh. Simpel dan hasilnya empuk. Tahap-tahap pembuatannya memang berkesan panjang dan ribet, tapi setelah dicoba ternyata tidak serumit itu :)




Love,
Marieska

Sunday, September 20, 2015

Super Soft Asian Bread (NCC Cibubur Weeks)



Untuk saya dan adik saya, weekend adalah saatnya mencoba resep-resep baru. Sayangnya beberapa weekend lalu saya sibuk sekali, jadi pas ada waktu di weekend ini, pas pula ada event NCC Cibubur Weeks Kreasi Roti, jadi kemarin kami mencoba resep roti yang diklaim lembut. Resep saya ambil dari sini.

Sebagian saya buat roti gulung cokelat, sebagian saya isi dengan saus pizza dengan jamur tiram yang kemarin saya panen sendiri. Rencananya roti dengan isi saus pizza ini ingin saya buat monkey bread. Tapi karena jumlahnya nanggung dibandingkan dengan ukuran loyang yang saya punya, akhirnya roti isi saus pizza ini jadi roti sobek biasa saja.


Untuk monkey bread, bagi yang belum pernah dengar, berikut penjelasannya saya ambil dari wikipedia.
Monkey bread juga disebut monkey puzzle bread, sticky bread, African coffee cake, golden crown, pinch-me cake, pluck-it cake, bubbleloaf dan monkey brains adalah pastry yang manis, lengket, liat, yang disajikan untuk sarapan di Amerika Serikat. Asal usul nama monkey bread tersebut masih belum jelas. Monkey bread ini terbuat dari adonan roti yang dipanggang dalam loyang kue dengan suhu tinggi setelah dicelup dengan mentega leleh, kayu manis, gula dan kacang cincang. Umumnya dihidangkan panas sehingga mudah dirobek dan dimakan dengan tangan.

Untuk monkey bread dalam imajinasi saya, saya menggunakan saus pizza. Untuk menambah serat ke dalam saus pizza saya, saya menumis jamur tiram hasil panen saya kemarin dan saya tambahkan ke dalam saus pizza tersebut. Hasilnya YUMMY! *happy face*
Jamur tiramnya ada yang putih dan pink *maafkan kualitas foto* *ini di meja marmer ya, bukan di lantai*


Berikut resep rotinya

Super Soft Asian Milk Bread
dimodifikasi dari yireservation.com
Bahan:
Water roux (TangZhong):
25 gr tepung (saya menggunakan tepung cakra)
100 ml susu (saya menggunakan susu bubuk yang dicairkan dengan 100 ml air hangat)

Adonan roti:
330 gr tepung protein tinggi (saya menggunakan tepung cakra)
115 gr water roux yang telah didinginkan
1 telur besar, sekitar 60gr + telur untuk egg wash
5 gr ragi aktif + 35 ml susu hangat atau air (saya menggunakan susu)
70 ml heavy cream (saya menggunakan 35 ml heavy cream + 35 ml susu)
50 gr gula (saya menggunakan 75 gr gula)
4 gr garam (saya menggunakan secubit saja)
30 gr mentega pada suhu ruang

Cara membuat water roux:
1. Dalam panci kecil, campur susu dan tepung. Aduk dengan whisk sampai tidak ada gumpalan tersisa.
2. Letakkan panci di atas api kecil sambil terus diaduk untuk mencegah terbentuknya gumpalan. Dalam sekitar 3 menit, adonan akan mengental. Tetap aduk kurang lebih 2 menit lagi sampai adonan menjadi lembut. Anda seharusnya sudah dapat melihat soft peak dari adonan roux. Dinginkan sebelum digunakan. (saya aduk sampai terlihat garis adukan pada adonan)



Cara membuat adonan roti:
1. Tes keaktifan ragi dengan 30 ml susu hangat. Lewatkan step ini bila anda menggunakan ragi instant.
2. Campur semua bahan roti kecuali mentega. Uleni adonan sampai kalis.


3. Masukkan mentega lunak, uleni sampai elastis.


4. Diamkan sampai adonan menjadi 2x lipat.


5. Bila adonan sudah mengembang 2x lipat, kempeskan untuk membuang udara yang terperangkap dalam adonan. Uleni sebentar dan bagi sesuai yang anda mau.
6. Bulatkan adonan yang telah dibagi, istirahatkan 10 menit sambil ditutup dengan lap bersih.


7. Ambil adonan giling atau bentuk sesuai yang anda inginkan.

Ini yang saya bentuk menjadi roti gulung cokelat.

Ini yang saya jadikan monkey bread, saya tabur dengan mozzarella

8. Diamkan hingga mengembang.
9. Oles permukaan roti dengan telur.
10. Panggang roti dengan suhu 180 C sampai matang.

Ini roti gulung cokelat saya. Agak terlalu eksotis warnanya tapi yasudahlahsiapapeduliyangpentingenaakk ^_*


Sekarang lihat serat rotinya ya..

Lihat lebih dekat lagi..

Tekstur rotinya lembuuuttt. Kalau dibandingkan dengan potato buns yang pernah saya buat sebelumnya, jujur saya lupa yang mana lebih lembut karena sudah lama sekali. Tapi resep ini menang dari ketidakribetannya untuk mencuci-menyikat kentang, mengupas kentang, mengukus kentang, dan melumatkan kentang.

Jadi bila ada kentang nganggur, buatlah potato buns. Tapi bila tidak ada kentang nganggur atau tidak ingin repot dan ingin makan roti super lezat, belilah di toko roti buatlah roti ini. Water roux menjadikan resep ini juara.

Thanks Yi for sharing this recipe :)

Yuk jangan dilihat doang, dibuat dong. Jangan 1 resep, nanti kurang. 2 resep saja, atau 3 resep. Saya terima japrem loh ^^


Love,
Marieska

Thursday, November 27, 2014

CHOCOLATE CHEESE MARBLE BROWNIES



Brownies ini dibuat sudah beberapa waktu yang lalu. Kebetulan ada NCC brownies week, pas pula lagi pengen makan sesuatu yang nyokelat banget. Resep ini aslinya dari David Lebovitz, tapi saya modifikasi sesuai ketersediaan bahan di rumah. 

Chocolate Cheese Marble Brownies
85 gr butter
115 gr DCC
100 gr gula pasir
2 butir telur
70 gr tepung terigu protein sedang
1 tsp cokelat bubuk elmer
1 tsp cokelat bubuk java
100 gr cream cheese
1 butir telur
80 gr gula pasir

Cara membuat:
* siapkan loyang uuran 20 - 23 cm
* siapkan oven dengan suhu 180C
* lelehkan mentega dan DCC
* masukkan 100 gr gula pasir, aduk rata dengan whisk
* masukkan telur. aduk rata
* masukkan tepung terigu yang telah diayak, aduk rata dengan spatula.
* di tempat terpisah, kocok cream cheese, 80 gr gula pasir, dan telur sampai lembut
* tuang di atas adonan, buat marble
* panggang selama kurang lebih 35 - 40 menit.
* simpan di kulkas sebelum disajikan


Kelihatan kan fudgy nya. Ini dipotong saat masih panas karena ga sabar, jadi masih belum set. 



Brownies ini legit dan nyokelat banget. Warna hitam pekat didapat dari cokelat bubuk elmer. Untuk wangi nya memang kurang. 
Bagian cream cheese nya kurang banyak untuk saya. Lain kali cream cheese akan saya buat 2x resep. Tapi saat ini sudah cukup puas. :)


Dan ini dia badge nya. Terima kasih Hosts ^^



Love,
Marieska


TRIPLE CHOCOLATE MOUSSE CAKE



Cake ini sudah lama saya catat resepnya dan ingin saya buat. Tapi selalu saja tertunda. Kali ini saya membuat cake ini untuk seseorang yang berulang tahun dan ingin cake yang seperti es krim. Resep saya ambil dari blog Mbak Ricke. Blog Mbak Ricke memang gudangnya resep-resep makanan enak. Resep yang saya coba dari sini, selalu berhasil dan menuai pujian :)

Dark chocolate cake
Bahan:
5 butir telur
75 gr gula pasir
1 sdt cake emulsifier
1/2 sdt vanilla
-----------------------------------------
70 gr tepung terigu all purpose
30 gr cokelat bubuk
10 gr maizena
1 sdm susu bubuk 
-> campur dan ayak
-----------------------------------------
50 gr butter/margarin
40 gr DCC, cincang
-> lelehkan bersama dan aduk rata
-----------------------------------------
1 sdt pasta cokelat

Cara membuat:
Siapkan loyang bulat ukuran 22 cm. 
Alasi bagian bawahnya dengan kertas roti / baking paper. Oles mentega. Sisihkan.
Panaskan oven 180C

Cara 1: metode all in one. 
Campur semua bahan jadi satu kecuali campuran butter/margarin-DCC dan pasta cokelat. 
Kocok dengan mixer kecepatan tinggi sampai mengembang, kental dan berjejak. Sekitar 20 menit. Masukkan campuran butter-DCC dan pasta cokelat. Aduk balik merata. 
Tuang ke dalam loyang. panggang sampai matang sekitar 30-35 menit.

Cara 2: Pengocokan seperti membuat sponge cake biasa. 
Telur, gula pasir dan emulsifier dikocok terlebih dahulu sampai mengembang kental dan 'jambul petruk'. 
Baru masukkan bahan kering, aduk rata. 
Masukkan campuran butter/margarin-DCC dan pasta cokelat. Aduk balik merata. 
Tuang ke dalam loyang. panggang sampai matang sekitar 30-35 menit.

Dark Chocolate Mousse:
Bahan:
110 gr susu cair (ditimbang)
5 gr gelatin bubuk
2 sdm air
175 gr DCC, cincang
300 gr non dairy whip cream dingin (jika dari whip cream bubuk bisa dibuat dari 100 gr whip cream bubuk + 200 ml air es)

White Chocolate Mousse:
Bahan:
110 gr susu cair (ditimbang)
5 gr gelatin bubuk
2 sdm air
175 gr WCC, cincang
300 gr non dairy whip cream dingin (jika dari whip cream bubuk bisa dibuat dari 100 gr whip cream bubuk + 200 ml air es)

Cara membat:
Dark chocolate mousse:
Larutkan gelatin dengan 2 sdm air, aduk rata. Diamkan.
Gelatin akan menyerap air dan membentuk gel. Sisihkan.
Panaskan susu cair dengan api kecil, cukup sampai terlihat bagian pinggirnya mulai mendidih. Matikan api.
Masukkan gelatin. Aduk rata dengan hand whisk sampai gelatin benar-benar larut.
Taruh DCC cincang dalam wadah agak besar. Tuangi susu panas. 
Diamkan hingga cokelat terlihat meleleh. Aduk hingga tercampur rata. Sisihkan. Jaga tetap hangat kuku.
Kocok whip cream hingga setengah kaku (soft peak). 
Campurkan bertahap ke dalam campuran cokelat. Aduk rata.

Siapkan loyang ring bulat diameter 20 cm, atau loyang bongkar pasang (springform) diameter 20 cm. Trim bagian atas cake yang berkulit supaya rata. Belah cake menjadi 2 bagian.
Letakkan selembar cake pada dasar ring/loyang. Basahi dengan simple syrup (supaya lembab). Tuangi dark chocolate mousse, ratakan. Simpan di freezer supaya set.

Buat white chocolate mousse dengan cara yang sama. Tuang di atas lapisan dark chocolate mousse. Ratakan. Tutup dengan selembar cake lagi. Basahi dengan simple syrup. Simpan kembali di freezer.

Chocolate glaze:
115 gr DCC, cincang
80 gr whip cream cair
3 sdm madu atau light corn syrup
1 sdm vegetable oil/minyak goreng

Cara membuat:
Panaskan whip cream. Matikan api. 
Masukkan DCC cincang, aduk hingga cokelat meleleh semua dan tercampur rata. 
Masukkan madu dan vegetable oil. Aduk rata. 
Tuang ke atas cake. Ratakan. Simpan kembali di freezer. Bekukan minimal 2.5 - 4 jam, baru dikeluarkan dari ring/loyang. 
Sajikan dingin.




Langkah-langkahnya memang banyak. Tapi diikuti saja sesuai resepnya. Hasilnya enaakk sekali. Benar-benar seperti es krim.

Salah satu dari cake yang dibagi dua tidak saya tumpuk di atas lapisan white chocolate mousse tapi saya potong menjadi bentuk lingkaran kecil dan saya jadikan cake in a jar. Atasnya diberi oreo crumble.


Look at the birthday boy's happy face. His smile makes all the efforts paid off ^^


Love,
Marieska

Sunday, September 28, 2014

KBB #42 GENOISE CAKE





Tantangan KBB kali ini merupakan tantangan ke 5 yang saya ikuti. Selama ini selalu seru tantangannya. Kali ini pun tidak kalah seru, GENOISE CAKE. Nama cake nya sering saya dengar di Masterchef, tapi belum pernah dicoba buat. Bersyukur ada KBB, jadi punya kesempatan untuk membuat genoise cake ini.

Cake ini dibuat sekaligus sebagai cake ulang tahun adik saya yang kecil. Sebenarnya ulang tahunnya di awal bulan. Tapi karena dia sedang koas, pulang ke rumah hanya akhir minggu saja, jadi waktunya pun terbatas.



Pembuatan cake kali ini dicicil berhari - hari. Dimulai dari hari Rabu, saya buat cake nya. Cake kemudian disimpan di oven (satu - satunya tempat yang aman dari jangkauan semut - semut nakal..). Hari kamis saya buat filling + frosting sekaligus menyusun cake. Cake kemudian disimpan di kulkas. Hari Sabtu pagi saya buat chocolate lace dan kupu - kupu.

Untuk chocolate lace, selama berhari - hari saya sibuk cari inspirasi sana sini, tapi belum dapat yang sreg. Kalau diminta langsung menggambar, waduh, terus terang saya ga sanggup, hehe.. Akhirnya ketemu video Julia M Usher di youtube. Setelah nonton video tersebut 2 kali, saya memutuskan untuk mencoba meniru gambar Julia.

Cokelat yang saya gunakan merk Colatta dan Mercolade. Untuk warna biru dan orange, kebetulan saya telah membeli cokelat warna Mercolade, sehingga tidak perlu memberi warna lagi. Untuk warna lainnya saya menggunakan cokelat putih Colatta yang saya beri pewarna.

Membuat chocolate lace ternyata tidak semudah di video. Saya merasa sudah cukup cepat dalam proses pembuatannya, tapi chocolate lace buatan saya itu set lebih cepat dari yang saya duga, sehingga saat ditempelkan di sekeliling cake, ada beberapa bagian yang langsung retak. Sediihhh.... Kata adik saya, saya terlalu ambisius. Belum pernah mencoba sama sekali, tapi langsung mencoba desain yang full dengan beberapa warna. Yah saya pikir karena belum tentu nantinya saya akan ada waktu untuk mengulang pembuatan chocolate lace lagi (well, karena resep yang belum dicoba sudah mengantri mengular, hahaha), lebih baik saya buat sekalian yang semaksimal mungkin.

Thank God saat kertas roti yang saya gunakan untuk membuat chocolate lace tersebut saya buka, chocolate lace saya menempel dengan cukup baik. Hasilnya cukup membuat saya senang walaupun masih jauh dari sempurna :)

Genoise Cake
Sumber: Emma Isti

I. CHOCOLATE GENOISE
Bahan:
3 putih telur
6 kuning telur
115 gr gula kastor
40 gr terigu
40 gr cokelat bubuk
50 gr mentega leleh hangat
1 sdt vanilla ekstrak



II. FILLING / FROSTING
White chocolate cheese frosting
Bahan:
200 gr white chocolate
200 gr cream cheese
250 gr mascarpone cheese Saya: skip, total cream cheese jadi 450 gr
100 gr mentega tawar
100 - 125 gr icing sugar
1 sdt vanilla
75 gr cokelat pekat, parut, bekukan sebentar
75 gr strawberry potong kecil

Caramel syrup
100 - 125 ml air hangat
100 gr gula pasir

Perasa kopi*
4 sdt kopi instan
2 sdm air hangat

III. GARNISH
Sabuk cokelat / Lace chocolate wraps
200 gr cokelat pekat (DCC) / white chocolate
paper cone / plastic pipping
100 gr fresh strawberry
chocolate curl / cigarette

Cara membuat:
1. Panaskan oven 180C. Siapkan loyang bulat ukuran 20 - 22 cm, olesi minyak / mentega, alasi bagian bawahnya dengan kertas roti / anti lengket.
2. Campur terigu dan cokelat bubuk, ayak 2 - 3 kali, sisihkan.
3. Lelehkan mentega hingga terlihat minyak bening agak sedikit kecoklatan dengan endapan di bawah. Saring dan sisihkan.



4. Panaskan air hingga mendidih, kecilkan api dan jaga air tetap panas, gunakan panci yang sedikit lebih kecil dari wadah kocokan telur.
5. Putih dan kuning telur dipisah. Masukkan putih telur, kocok hingga berbuih. Tambahkan gula sedikit demi sedikit sampai gula habis dan larut. Kocok dengan kecepatan tinggi hinga soft peak.
Masukkan kuning telur satu persatu, dan lanjutkan ke tahap 6 - 10.
6. Pindahkan dari panci bain marie tadi, kemudian lanjutkan mengocok dengan kecepatan tinggi hingga putih dan kental (jika diangkat tidak mudah meluncur / sudah berjejak seperti pita), kemudian turunkan kecepatan, kocok kembali kurang lebih 3 menit.
7. Masukkan campuran terigu dan cokelat bubuk bertahap 2 - 3 kali, aduk rata.



8. Ambil sedikit adonan, campur dengan mentega yang sudah dilelehkan kemudian aduk rata dan campurkan kembali ke dalam adonan. Aduk dan pastikan hingga semua tercampur rata.
9. Tuang ke dalam loyang, bake selama 25 - 30 menit hingga permukaannya kecoklatan dan bagian pinggir kue mulai lepas.
10. Keluarkan dari oven, balikkan loyang dan dinginkan sebentar. Lepaskan kue dari loyang dengan bantuan pisau mengelilingi sisi loyang kemudian lepaskan juga kertas pada bagian bawah kue.

FILLING
1. Lelehkan cokelat putih, sisihkan.
2. Kocok cream cheese dan mentega (dalam keadaan lunak / lembek)
3. Tambahkan cokelat leleh, gula halus, keju mascarpone dan vanilla, kocok terus hingga tercampur rata dan creamy.




Caramel syrup:
1. Panaskan panci, kemudian masukkan gula, biarkan gula larut kemudian aduk hingga semua larut dan berwarna kecoklatan. Angkat panci dari api, tuang air panas perlahan. Hati - hati saat menuangkan air.



2. Aduk rata dan panaskan kembali hingga semua gula larut, tidak ada yang menggumpal. Tambahkan vanilla.



Sabuk cokelat / Lace chocolate wrap
1. Potong cokelat kecil - kecil, tim dan aduk sesekali hingga semua cokelat leleh. 


Saya: beri pewarna pada cokelat putih




2. Siapkan mika ring cake atau parchment paper, ukuran disesuaikan dengan keliling dan tinggi cake, lebihkan 2 cm untuk keliling cake dan 1 cm untuk tingginya. Panjang sabuk kira - kira 65 cm untuk loyang 20 cm dan 72 cm untuk loyang 22 cm. Tinggi sabuk disesuaikan dengan tinggi cake hasil masing - masing.
3. Siapkan pola lace, atau langsung gambar pada parchment paper di bagian yang tidak licin.
4. Tuang cokelat leleh dalam paper cone atau plastic pipping, gunting sedikit ujungnya.



5. Bila menggunakan mika plastik, gunakan double tape untuk lekatkan pola pada plastik. Sedangkan untuk parchment paper, gunakan sisi yang licin atau yang tidak digambar.
6. Aplikasikan cokelat sesuai pola. Agar hasilnya cantik, tebalkan karakter gambar yang akan ditonjolkan terlebih dahulu, kemudian rekatkan dengan garis lurus, lengkung sebagai penghubung. Seluruh garis dan bentuk gambar harus saling terkait, agar sabuk tidak mudah patah.
7. Saat setengah set, tempetkan sabuk cokelat di sekeliling cake. Pastikan semua tertempel pada dinding cake.




Assemble cake
1. Potong genoise menjadi 2 lapisan. Timbang cheese frosting @ 250 gr untuk filling. 
2. Masukkan 1 lapisan genoise ke dalam cake ring (bisa juga spring form), perciki dengan karamel sirup, jika suka aroma kopi bisa tambahkan kopi yang sudah dilarutkan dengan air.
3. Tambahkan frosting tadi pada lapisan genoise. Ratakan dengan spatula atau spuit dengan pipping bag. Taburi dengan cokelat parut yang sudah dibekukan atau potongan strawberry (sesuai selera).



4. Tutup dengan lapisan genoise kembali, dinginkan 20 menit agar frosting lebih kokoh.



5. Lepaskan ring, tutup semua cake dengan sisa frosting. Ini juga bisa dilakukan bertahap, oleskan tipis seluruh cake. Dinginkan kembali kira - kira 10 menit, kemudian oleskan kembali hingga seluruh cake tertutup merata dengan frosting.
6. Tempelkan sabuk cokelat yang sudah setengah set, mengelilingi cake sampai batas titik awal sabuk ditempelkan. Biarkan sisa kelebihan wrap terlepas agar mudah melepaskan cokelat nantinya.



7. Spuit keliling pinggir permukaan kue dengan sisa frosting. Taburi cokelat serut / chocolate cigarette / curl atau sebagian buah strawberry yang dicelup dengan cokelat.
8. Dinginkan, kemudian lepaskan kertas / plastik sabuk cokelat dengan hati - hati. Potong dengan pisau panas sisa sabuk cokelat yang menempel menutupi kertas / plastik sabuk saat pertama ditempelkan. Jika kertas / plastik sudah terlepas, tutup bagian cokelat yang terkelupas atau rusak dengan cokelat cair.
9. Lepaskan cake dari ring / spring form bila menggunakan. Chocolate genoise with cheese frosting siap dinikmati.




Catatan: 
1. Gunakan tepung protein rendah, cookies & cake flour (di Indonesia kunci biru salah satunya)
2. Gunakan cokelat yang sudah ciproses (Dutch processed cocoa), jika menggunakan natural cocoa powder, sebaiknya dilarutkan dengan air hangat dan dicampurkan dengan mentega lelehm baru kemudian dicampur ke dalam adonan.
3. Untuk menghindari penggumpalan, sebaiknya bubuk cokelat dan tepung diayak beberapa kali.
4. Dalam panci bain marie didihkan air, kemudian kecilkan api dan jaga air tetap panas walau tidak harus mendidih lagi.
5. Bila tidak ada gula kastor, bisa digantikan dengan gula pasir biasa.
6. Untuk frosting, cream cheese dan mentega sebaiknya dalam keadaan agak lunak.
7. Jika mascarpone sulit didapat, bisa dipakai cream cheese seluruhnya.
8. Gunakan baloon whisk / spatula / scraper yang besar agar lebih merata dan mempercepat proses pengadukan, sehingga adonan tidak banyak turun karena terlalu lama proses pengadukan.
9. Cake ring / spring form saat pelapisan cake dengan frosting dipakai untuk memudahkan dan menghasilkan lapisan yang rapi saja, jika tidak ada bisa diabaikan.
10. Untuk membuat sabuk cokelat, diperlukan area yang luas. Jika tempat tidak memungkinkan, plastik / parchment paper bisa dibagi 2 sebelum digambarkan pola lace dengan cokelat.







Dan saya luluss!! ^_^



Love,